
Risiko usaha bisa datang kapan saja, bahkan sebelum aktivitas jualan dimulai. Hal ini dialami Cahyadi, pelaku UMKM aneka gorengan yang berjualan di pelataran Alfamidi. Gerobak yang menjadi sumber penghidupannya mengalami kerusakan setelah tertabrak mobil berkecepatan tinggi pada dini hari, sehingga tidak dapat digunakan untuk berjualan.
Sebagai bentuk komitmen perlindungan terhadap pelaku usaha, PT Asuransi Central Asia (ACA) menyerahkan pembayaran klaim kepada Cahyadi. Serah terima pembayaran klaim tersebut dilakukan pada 12 Februari 2026 di Alfamidi, Jl. Pluit Utara Raya No. 63, Jakarta Utara. Langkah ini menjadi bukti nyata peran asuransi sebagai jaring pengaman bagi keberlanjutan usaha UMKM.
Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, dampak finansial akibat kerusakan alat usaha berpotensi menghentikan aktivitas jualan apabila tidak ditopang proteksi. “Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih. Dengan pembayaran klaim ini, saya bisa kembali membuka usaha tanpa terbebani biaya tidak terduga,” ungkap Cahyadi.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa risiko terhadap aset usaha—termasuk aset sederhana seperti gerobak—bukanlah hal yang mustahil. Sugiarto, Kepala Divisi Personal Lines ACA, menegaskan pentingnya perubahan cara pandang pelaku usaha terhadap mitigasi risiko. “Pembayaran klaim ini mematahkan anggapan bahwa jaminan perlindungan aset itu tidak penting. Risiko bisa datang dari mana saja dan kapan saja, bahkan saat kita belum mulai berjualan,” ujar Sugiarto.
Perlindungan tersebut merupakan hasil sinergi ACA, WE+, dan Alfamidi. Melalui kolaborasi ini, lebih dari 2.000 mitra UMKM Alfamidi memperoleh proteksi otomatis melalui skema asuransi khusus. Perwakilan WE+, Bella Barliana, menyampaikan bahwa inisiatif proteksi komprehensif ini menjadi nilai tambah bagi UMKM yang berada di ekosistem Alfa Group. Sementara itu, Koordinator Alfamidi Soemarno mengapresiasi proses klaim yang berlangsung cepat, yakni kurang dari satu minggu.
“Tanpa asuransi, pelaku UMKM yang terkena musibah sangat rentan gulung tikar. Kecepatan klaim ini memastikan mata pencaharian mereka tidak hilang dan memperkuat komitmen kami dalam melindungi mitra bisnis,” jelas Soemarno.
Menutup keterangannya, Sugiarto menegaskan bahwa ACA terus mengembangkan inovasi yang relevan dengan kondisi di lapangan, dengan mendalami kebutuhan dan perilaku (behavior) nasabah, termasuk pelaku UMKM.
“Kami terus berinovasi menciptakan proteksi yang relevan dengan dinamika lapangan. Fokus kami adalah menghadirkan rasa aman yang nyata kepada para Nasabah, sesuai dengan semangat kami: ‘Perlindungan Kami adalah Kenyamanan Anda’,” pungkasnya.
Melalui kejadian ini, ACA mendorong semakin banyak pelaku UMKM untuk memandang asuransi sebagai investasi strategis dan jaring pengaman keberlangsungan usaha—bukan sekadar biaya tambahan—di tengah ketidakpastian yang dapat terjadi kapan saja.
Executive Agent Luncheon 2026
Senin 16 Maret 2026 | 14:00 WIB
Mudik 2026: Persiapan dan Tips untuk Perjalanan Aman dan Nyaman
Selasa 10 Maret 2026 | 09:45 WIB
ACA Gelar Buka Puasa Bersama Karyawan Kantor Pusat dan Yayasan Sa’adatul Kaaffah
Senin 02 Maret 2026 | 13:00 WIB
Indrawati Darmawan Raih Indonesia Best CFO Awards 2026
Kamis 26 Februari 2026 | 13:00 WIB
ACA Perkuat Dukungan Pembiayaan Pertanian melalui Kerja Sama dengan Kementerian Pertanian
Selasa 24 Februari 2026 | 10:15 WIB
ACA Perkuat Mitigasi Risiko UMKM Melalui Pembayaran Klaim Kepada Mitra Usaha Alfamidi
   









