PT Asuransi Central Asia (ACA) kembali menorehkan prestasi membanggakan di industri perasuransian nasional dengan meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang Insurance Market Leaders Award 2025 yang diselenggarakan oleh Media Asuransi pada Rabu, 16 Juli 2025, bertempat di JS Luwansa Hotel, Jakarta.
Pada tahun ini, ACA dinobatkan sebagai salah satu dari 16 Market Leaders Asuransi Umum Nasional 2025 serta berhasil masuk dalam jajaran 5 Market Leaders Asuransi Umum Syariah 2025. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Budi Harto, selaku Deputi Direktur ACA, dan Lulu Uluwiyah, selaku Kepala Unit Syariah ACA.
Ajang ini merupakan bentuk apresiasi tahunan Media Asuransi terhadap perusahaan-perusahaan asuransi dan pelaku industri yang menunjukkan kinerja terbaik berdasarkan laporan keuangan audited tahun buku 2024. Penilaian dilakukan oleh Lembaga Riset Media Asuransi (LRMA) menggunakan sembilan indikator utama, termasuk pendapatan premi, pendapatan premi neto, klaim, hasil investasi, aset, ekuitas, dan laba setelah pajak.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kinerja dan kualitas layanan baik di lini konvensional maupun syariah. Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh nasabah dan mitra bisnis,” ujar Budi Harto.
Kinerja Industri Asuransi Umum dan Syariah
Di industri asuransi umum nasional, total premi bruto yang dibukukan oleh 10 market leaders pada tahun 2024 mencapai Rp48,73 triliun, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp46,78 triliun. Namun demikian, pangsa pasar justru mengalami penurunan dari 83,42% di tahun 2023 menjadi 81,80% pada tahun 2024.
Sementara itu, pendapatan premi neto dari 10 market leaders asuransi umum nasional tercatat sebesar Rp28,51 triliun pada 2024, naik dari Rp27,08 triliun pada 2023. Market share premi neto juga menurun dari 83,60% di 2023 menjadi 80,83% di 2024.
Di sisi lain, sektor asuransi umum syariah menunjukkan tren positif. Lima perusahaan market leaders (baik full-fledged maupun unit syariah), termasuk ACA, mencatat kontribusi bruto sebesar Rp1,41 triliun pada 2024, naik dari Rp1,37 triliun pada 2023. Pangsa pasar juga meningkat tajam dari 68,73% menjadi 78,91%, mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap solusi perlindungan berbasis prinsip syariah.
Capaian ini menjadi bukti nyata atas konsistensi ACA dalam menjaga performa bisnis dan kualitas layanan. Ke depan, ACA akan terus berinovasi untuk menghadirkan produk asuransi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha, serta memperkuat layanan berbasis digital dan syariah. (fs)
Uni Eropa Akan Standarisasi Aturan Bagasi Kabin
Rabu 13 Mei 2026 | 06:30 WIB
ACA dan Jamkrida Sumbar Jalin Nota Kesepahaman untuk Perluas Perlindungan Asuransi
Senin 11 Mei 2026 | 10:30 WIB
ACA Raih Penghargaan “Most Improved INI Partner 2025”
Senin 11 Mei 2026 | 09:00 WIB
ACA Dukung Ketangguhan Industri Pariwisata di Riau Travel Mart ke-6
Jum'at 08 Mei 2026 | 09:15 WIB
ACA Kembali Raih Penghargaan MAIPARK Award 2026
Kamis 30 April 2026 | 09:00 WIB
Juliati Boddhiya Raih Indonesia Top Leader in General Insurance 2026
   









