BERITA
Kamis 30 April 2026 | 09:00 WIB
Juliati Boddhiya Raih Indonesia Top Leader in General Insurance 2026


Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang dipengaruhi ketegangan geopolitik, fluktuasi suku bunga, serta disrupsi teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), sektor jasa keuangan Indonesia tetap menunjukkan kinerja yang solid dan resilien. Hingga akhir 2025, pertumbuhan kredit perbankan berada di kisaran 9–10% dengan kualitas aset terjaga, sementara permodalan industri tetap kuat.

Ke depan, Otoritas Jasa Keuangan memproyeksikan pertumbuhan industri keuangan tetap positif pada 2026, didukung oleh akselerasi digitalisasi. Meski demikian, tantangan seperti risiko siber, peningkatan literasi dan inklusi keuangan, serta penguatan tata kelola menjadi perhatian utama bagi seluruh pelaku industri.

Dalam konteks tersebut, kepemimpinan yang adaptif, inovatif, dan berintegritas menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus mendorong pertumbuhan industri yang berkelanjutan.

Sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan yang unggul di sektor jasa keuangan, WartaEkonomi.co.id Research and Consulting menganugerahkan penghargaan “Indonesia Top Leader in General Insurance 2026 for Maintaining Public’s Trust through Flexible Protection Solutions” kepada Juliati Boddhiya, Direktur Utama PT Asuransi Central Asia.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai pengakuan atas komitmen beliau dalam menghadirkan solusi perlindungan yang adaptif dan relevan, serta menjaga kepercayaan nasabah di tengah dinamika industri yang terus berkembang.

Acara penganugerahan Indonesia Financial Top Leader Award 2026 diselenggarakan pada 29 April 2026, bertempat di Aryaduta Hotel Menteng. Dalam kesempatan tersebut, penghargaan diterima oleh Ody Mahendra Rajasa selaku Kepala Divisi Corporate Secretary PT Asuransi Central Asia yang mewakili Juliati Boddhiya yang berhalangan hadir.

PT Asuransi Central Asia (ACA) menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut dan menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat kepercayaan nasabah sebagai bagian dari kontribusi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. (fs)